2 Lembaga Pendidikan Islam pada Periode Islam Mekkah

Rasulullah sebagai suri tauladan dan rahmatan lil’alamin adalah pendidik pertama dan terutama dalam dunia pendidikan islam.

Proses transformasi ilmu pengetahuan, internalisasi nilai-nilai spiritual dan bimbingan emosional semua dilakukan secara mandiri oleh Rasulullah SAW.

Pendidikan yang diberikan allah kepada umat manusia melalui rasul-Nya, terintegrasi dalam dan berproses bersama dengan pertumbuhan dan perkembangan budaya.

Pelaksanaan pembinaan  pendidikan islam pda zaman Rasulullah dapat dibedakan menjadi dua priode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah.

Pada Periode Mekkah, Secara umum, muatan materi pendidikan pada Islam periode Mekkah yang diberikan oleh Rasulullah di bagi ke dalam empat bagian, antara lain: pendidikan tauhid, pengajaran al-Qur`an, pendidikan amal dan ibadah, dan pendidikan akhlaq.

Untuk mengajarkan ajaran-ajaran Islam di Mekkah, tercatat 2 tempat yang dijadikan Rasulullah SAW untuk menyebarkan ajaran yang diembankan kepada Beliau.

Di bawah ini akan kami sajikan dua tempat tersebut. Simak baik-baik, ya, penjelasannya:

  1. Darul Arqam

Rumah Arqam ibn Arqam adalah merupakan tempat pertama berkumpulnya kaum muslimin beserta Rasulullah Saw untuk belajar hukum-hukum dan dasar-dasar ajaran Islam. Rumah ini merupakan lembaga pendidikan pertama atau madrasah yang pertama sekali dalam Islam dan Rasulullah SAW yang bertugas sebagai sang pengajar.

Dahulu kala, tempat tersebut sangat ramai sehingga para penyembah berhala tidak mencurigai banyaknya orang yang dulu berkumpul di rumah tersebut.

Daarul Arqam juga dikenal sebagai Daarul Khaizaraan. Di sinilah diturunkan salah satu ayat dari Surah al-Anfal diturunkan. Ayat tersebut berbunyi:

Wahai Nabi, Allah cukup untuk Anda, dan bagi mereka yang mengikuti Anda di antara orang-orang beriman.

  1. Kuttab

Tempat kedua disebut sebagai Kuttab. Kuttab merupakan tempat pendidikan yang paling tua, bahkan ada yang mengatakan Kuttab lahir sebelum datangnya Islam.

Pendidikan di Kuttab pada awalnya lebih terfokus pada materi baca tulis sastra, syair Arab, dan pembelajaran berhitung namun setelah datang Islam materinya ditambah dengan materi baca tulis al-Quran dan memahami hukum-hukum Islam.

Pada masa sekarang, Kuttab bisa disamakan dengan madrasah ibtidaiyyah. Adapun waktu belajar di Kuttab, waktu pagi hingga dhuha mempelajari al-Qur`an, dhuha hingga siang mempelajari cara menulis, sedang dhuha hingga siang, mempelajari gramatikal Arab, matematika, dan sejarah.

Dua tempat pendidikan tersebut, menjadi dasar perkembangan tempat-tempat pendidikan yang semakin berkembangnya zaman, adanya inovasi, khususnya pada bangunan tempat pendidikan, guna mengkondusifkan sebuah pengajaran.

Semoga bermanfaat.

Laporan: Fahlaivi

Marshal

Recent Posts

Hegrah Al Ula, Saksi Bisu Kebeneran Kisah Nabi Salih dan Kaum Tsamud

Hegrah Al Ula, atau Madain Salih merupakan situs arkeologi di tengah padang pasir di wilayah…

2 years ago

Langkah Pemerintah Pakistan Kurangi Jumlah Pengemis di Arab Saudi

Keberadaan pengemis di Arab Saudi semakin memprihatinkan. Menurut laporan, sebanyak 90 persen pengemis yang ada…

2 years ago

7 Tempat Doa Mustajab di Makkah, Dengan Niat Ikhlas Insyaallah Terkabul

Tanah Suci Makkah adalah tempat paling mulia untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT karena di…

2 years ago

Begini BPS Melakukan Survei Kepuasan Jamaah Haji 2024, Independen Tidak?

Penyelenggaraan ibadah haji 2024 terbilang cukup sukses, bahkan sangat memuaskan menurut catatan Badan Pusat Statistik…

2 years ago

7 Julukan Kota Makkah dan Asal Usul Penamaannya

Setidaknya ada 7 julukan bagi Kota Makkah. Kota yang paling suci bagi umat Islam ini…

2 years ago

Dituding Mangkir dari Panggilan Pansus Haji, Ini Kegiatan Menag di Perancis

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dituding mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR dengan…

2 years ago