Tradisi Seba Baduy akan dihelat pada 4 Mei. Gubernur Banten Wahidin Halim menuturkan bahwa semua pihak harus belajar tentang kehidupan kepada Baduy. Hal ini diucapkannya karena menurutnya Baduy memiliki prinsip yang seharusnya ditiru di kehidupan masyarakat biasa.
“Kita sebenarnya yang diajari hidup, dia mah hidup tentram, gotong royong tidak merusak alam,” tutur Wahidin sambil tersenyum saat ditanya terkait pesan yang akan disampaikannya ke Suku Baduy saat mengadakan tradisi Seba Baduy, beberapa waktu lalu.
Suku ini patut menjadi teladan dalam tata cara kehidupan bermasyarakat. Warga di sana hidup secara guyub dan bersatu, memelihara persatuan hingga menjaga kelestarian alam. Perilaku itulah yang menurutnya perlu ditiru oleh masyarakat lainnya yang lebih banyak melakukan hal-hal negatif.
“Kan kita ini malah yang sering gelut, dia mah berbahagia nggak ada ribut-ribut, ngga ada hoax, harusnya Gubernur, Kanwil (Kemenag) belajar kepada mereka,” ucap Wahidin Halim.
Gubernur akan selalu menerima mereka di tradisi tahunan yang sudah rutin dilakukan sejak ratusan tahun lalu itu. Pesan dari masyarakat yang selama ini dirasakan Wahidin selama menjabat Gubernur Banten ini juga baik.
Hegrah Al Ula, atau Madain Salih merupakan situs arkeologi di tengah padang pasir di wilayah…
Keberadaan pengemis di Arab Saudi semakin memprihatinkan. Menurut laporan, sebanyak 90 persen pengemis yang ada…
Tanah Suci Makkah adalah tempat paling mulia untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT karena di…
Penyelenggaraan ibadah haji 2024 terbilang cukup sukses, bahkan sangat memuaskan menurut catatan Badan Pusat Statistik…
Setidaknya ada 7 julukan bagi Kota Makkah. Kota yang paling suci bagi umat Islam ini…
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dituding mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR dengan…