Haji Dan Umrah

Etika Minum Air Zamzam Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad

Air zamzam punya keistimewaan luar biasa. Sejumlah hadis Nabi menerangkan khasiat-khasiat yang tak dimiliki air lain di dunia ini. Meminumnya dengan memanjatkan doa, berkah melimpah segera diterima.

Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Jabir RA berakata, “Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, dengan niat apa saja air zamzam diminum, maka akan terhasil.”

Nabi Muhammad SAW diriwayatkan menyuruh seseorang untuk menimba air zamzam. Setelah orang itu mengangkat timba yang berisi penuh, kemudian meletakannya di samping sumur.

Rasul pun menghampiri timba itu lalu mengucapkan doa. Saat sebelum meneguknya, Rasul mengucapkan “Bismillah” sambil memegang timba itu.

Setelah meminumnya, Rasul pun berucap “Alhamdulillah.” Hal itu dilakukan Nabi sebanyak dua, berucap basmalah lalu meminumnya, dan mengucap hamdalah usai tegukan terakhir.

Setelah meminum air zamzam, Rasul kemudian bersabda, “Perbedaan antara kita dan orang munafik adalah mereka tidak sampai kenyang minum air zamzam sedikit minum zamzam.”

Airnya Orang Saleh

Pada kesempatan lain, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Shalatlah di sajadah orang-orang saleh dan minum air dari orang-orang saleh.”

Perkataan Nabi itu membuat para sahabat bertanya mengenai maksud daripada ‘sajadah orang-orang saleh’.

Rasul pun menjawab, itu adalah tempat di bawah talang emas (mizab rahmat).

Lantas, apa yang dimaksud dengan ‘air orang-orang saleh’?

Rasul menjawab, “Zamzam”

Tidak Berlebihan

Pada riwayat lainnya, Nabi pernah mengurungkan niatnya untuk meminum air zamzam hasil yang beliau timba. Padahal beliau sendiri ingin sekali meneguknya sambil habis.

Kisah ini terjadi saat Nabi Muhammad SAW melakukan haji wadak.

Beliau bersabda, “Hatiku ingin menimba air zamzam sendiri dan meminumnya, akan tetapi nanti orang-orang akan mengikuti perbuatanku itu sehingga menyebabkan desak-desakan. Oleh karena itu aku tidak melakukannya.” tulis Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi dalam kitabnya Fadilah Haji.

Disebutkan bahwa, hadis di atas dituturkan oleh Nabi saat banyak orang berdesak-desakkan berebut ingin menimba sumur zamzam. Syekh Maulana Muhammad Zakariyya menyebut bahwa diriwayatkan Rasul pernah meminum air zamzam saat kondisi sumur sedang sepi.

TFA News

Recent Posts

Hegrah Al Ula, Saksi Bisu Kebeneran Kisah Nabi Salih dan Kaum Tsamud

Hegrah Al Ula, atau Madain Salih merupakan situs arkeologi di tengah padang pasir di wilayah…

2 years ago

Langkah Pemerintah Pakistan Kurangi Jumlah Pengemis di Arab Saudi

Keberadaan pengemis di Arab Saudi semakin memprihatinkan. Menurut laporan, sebanyak 90 persen pengemis yang ada…

2 years ago

7 Tempat Doa Mustajab di Makkah, Dengan Niat Ikhlas Insyaallah Terkabul

Tanah Suci Makkah adalah tempat paling mulia untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT karena di…

2 years ago

Begini BPS Melakukan Survei Kepuasan Jamaah Haji 2024, Independen Tidak?

Penyelenggaraan ibadah haji 2024 terbilang cukup sukses, bahkan sangat memuaskan menurut catatan Badan Pusat Statistik…

2 years ago

7 Julukan Kota Makkah dan Asal Usul Penamaannya

Setidaknya ada 7 julukan bagi Kota Makkah. Kota yang paling suci bagi umat Islam ini…

2 years ago

Dituding Mangkir dari Panggilan Pansus Haji, Ini Kegiatan Menag di Perancis

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dituding mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR dengan…

2 years ago