Sarapan pagi dengan Kuliner Nasi Uduk lengkap dengan lauknya yang menggugah selera tentu menjadi kelezatan istimewa di Pagi hari

Nasi uduk yang gurih dan lauk yang lezat, menjadikan sajian yang sangat istimewa di pagi hari ataupun dimalam hari.

Kuliner Nasi Uduk
Kuliner Nasi Uduk

Di Indonesia sendiri, nasi uduk dikenal sebagai kulier khas Betawi yang sering dihidangkan bersama aneka lauk seperti semur telur, tahu dan tempe atau jengkol.

Kuliner ini sering ditemui di berbagai acara hajat, adat, dll. Meski bentuk dan warna yang sama seperti nasi putih biasanya, namun nasi ini memiliki rasa yang khas berbeda.

Baca Juga [4 Kuliner yang Viral Selama Satu Tahun Terakhir, Kamu Pernah Coba?]

Sejarah Nasi Uduk

Sejak abad ke 14-an nasi uduk datang melalui jalur transaksi perdagangan. Di bawa dari Tanah Melayu dengan alasan nasi ini berada di Tanah Jawa karena masyarakat Melayu yang berada di Sumatera saat itu pindah ke tanah Jawa.

Nasi Uduk Komplit
Nasi Uduk Komplit

Perpindahan orang-orang Melayu ke tanah Jawa sering membawa kebiasaan-kebiasaan dan salah satunya adalah menyantap nasi gurih. Nasi yang dikenal dengan nasi lemak itu diubah namanya menjadi nasi uduk.

Selain itu, nama ‘uduk’ diambil dari istilah bahasa Sunda yang berarti bersatu atau bercampur. Maka dari itu, dalam penyajiannya nasi uduk sering dimakan bersama lauk lain agar terasa lebih enak.

 

Tetapi ada beberapa pendapat lain yang mengatakan bahwa ‘uduk’ berarti susah karena dulunya makanan ini sering ditemukan di pasar tradisional dan termasuk makanan kelas bawah.

Di Pulau Jawa sendiri, nasi uduk pertama kali dijual di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta.

Karena pertama kali di jual di daerah ini, saat ini kita bisa dengan mudah menemukan penjual nasi uduk yang memberi nama kedai nasi uduknya dengan tambahan nama Kebon Kacang.

Di Indonesia sendiri, kuliner ini mengalami perkembangan dan masih eksis hingga kini.

Bagikan