Pada kitab hadits Muslim, terdapat kisah wanita pendosa yang amal kecilnya diterima hingga membuatnya masuk surga. Sungguh sifat rahman dan rahim Allah lebih besar jauh melebihi besarnya dosa siapapun di dunia ini.

“Ada seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu menngelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.” (HR. Muslim no. 2245).

Dikisahkan, zaman dahulu ada seorang perempuan bekerja sebagai pelacur berjalan di tengah hari yang terik. Dia kemudian melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya karena kehausan.

Anjing itu terus mengelilingi sumur berharap bisa mendapat air untuk minum. Usahanya tak membuahkan hasil, sampai-sampai anjing tersebut hampir mati kehausan. Wanita yang melihat anjing itu kemudian timbul rasa iba. Wanita itu dikisahkan adalah seorang pelacur atau pendosa yang tidak dihormati di lingkungannya.

Melihat anjing tersebut dalam masalah, wanita itu menghampiri dan menolongnya. Dia melepas sepatunya, lalu turun ke dalam sumur, lalu mengambilkan air dengan sepatu itu.

Air itu kemudian diberikan kepada seekor anjing yang kehausan. Anjing itu menyambutnya dengan menjilati air dan memasukkan ke tenggorokannya sebanyak-banyaknya hingga kemudian kembali bugar, bertenaga, dan sehat.
Alah SWT mencatat perbuatan wanita tersebut sebagai amal shaleh dan mengampuni dosa-dosanya.

Kisah itu, menurut kitab Sahih Muslim, diceritakan rasulullah kepada para sahabatnya. Mendengar cerita itu para sahabat kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapatkan pahala karena berbuat baik kepada hewan?” Lalu Rasulullah Muhammad SAW menjawab, “Berbuat baik kepada setiap mahluk bernyawa it uada pahalanya.”

Bagikan