Tour leader (TL) biasanya menjelajahi berbagai kawasan wisata. Dari kawasan Asia Tenggara misalkan, dia bisa saja membawa pelancong ke Eropa, Amerika, Afrika, Timur Tengah, sehingga semua benua di dunia ini sudah disambanginya.
Asyik kan? Tentu saja. Tapi kalau mau menekuni profesi ini, harus belajar ilmu pariwisata terlebih dahulu.
Lembaga pendidikan tinggi ini dikelola pemerintah (Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Dari sekolah inilah lahir tenaga profesional pariwisata yang menjadi aset nasional.
Mereka menguasai sejumlah kompetensi dan kreatif dalam mengembangkan bisnis keramahan.
Kalau mau berkembang, maka seseorang harus mempunyai impian besar untuk bisa menjadi TL.
Awal menjadi TLĀ akan memandu kelompok orang, bahkan segelintir orang. Lambat laun, kalau sudah memiliki jaringan luas, seorang tour leader akan membawa tokoh atau tamu penting.
Dia akan menjadi rujukan orang-orang berpengaruh skala nasional bahkan dunia. Kuncinya adalah kesabaran dan mau berusaha dengan sungguh-sungguh.
Hegrah Al Ula, atau Madain Salih merupakan situs arkeologi di tengah padang pasir di wilayah…
Keberadaan pengemis di Arab Saudi semakin memprihatinkan. Menurut laporan, sebanyak 90 persen pengemis yang ada…
Tanah Suci Makkah adalah tempat paling mulia untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT karena di…
Penyelenggaraan ibadah haji 2024 terbilang cukup sukses, bahkan sangat memuaskan menurut catatan Badan Pusat Statistik…
Setidaknya ada 7 julukan bagi Kota Makkah. Kota yang paling suci bagi umat Islam ini…
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dituding mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR dengan…
Lihat Komentar