Raudhah merupakan tempat yang sangat istimewa di Masjid Nabawi sebab tempat ini merupakan sebuah area yang terletak di antara mimbar dan makam Nabi Muhhamad SAW.
Raudhah merupakan tempat yang mustajab untuk berdo’a. Siapa saja yang berdo’a di Raudhah niscaya do’anya akan dikabulkan oleh Allah SWT.
Itulah mengapa ribuan jamaah haji dan umrah rela untuk saling berdesak-desakan agar bisa berdo’a di tempat ini.
Untuk jamaah laki-laki mungkin tidak akan sulit agar bisa masuk ke Raudhah karena mereka bisa memasukinya selama 24 jam penuh.
Namun, lain halnya dengan jamaah perempuan. Mereka memiliki waktu khusus tersendiri untuk bisa masuk ke raudhah, yakni: hanya setelah shubuh, setelah dzuhur, dan setelah isya’.
Banyaknya jamaah yang ingin masuk ke Raudhah serta terbatasnya waktu kunjungan, maka dibutuhkan tips-tips bagi agar jamaah perempuan masuk ke Raudhah.
Berikut tips-tipsnya!
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengenakan pakaian yang biasanya dipakai orang sana, yaitu memakai abaya berwarna hitam.
Mengapa harus warna hitam? Agar tidak terlihat saat anda sedang menyelip masuk ke dalam Raudhah.
Sebab jika anda memakai pakaian berwarna cerah dan mencolok mata anda akan mudah dikenali saat sedang menyalip masuk ke raudhah.
Sebaiknya anda berangkat dari tempat penginapan sekitar pukul 08.00 atau 09.00 pagi menuju pintu 25 Masjid Nabawi untuk bergabung bersama rombongan lainnya.
Saat gerbang coklat dibuka dan rombongan lain masuk, maka ikutilah dari belakang. Pelan-pelan saja tidak perlu terburu-buru, karena jika sudah melewati gerbang coklat ini otomatis diizinkan sholat di raudhah.
Setelah masuk ke Raudhah, untuk sementara berdirilah di bagian karpet merah, jangan terburu-buru masuk ke karpet hijau.
Sambil berdiri di karpet merah, perbanyaklah do’a, dzikir dan sholawat sambil sekali-kali mengamati bagian mana yang akan anda tempati jika masuk ke karpet hijau.
Mintalah kepada Allah untuk diizinkan masuk ke raudhah lebih lama karena Raudhah adalah tempat mustajab untuk berdo’a.
Setelah selesai melaksanakan shalat 2 rakaat, jangan terburu-buru keluar. Tunggu sampai pintu belakang ditutup.
Saat pintu atau tirai belakang sudah ditutup maka carilah tempat lowong untuk shalat 2 rakaat di sana.
Jika ada yang meminta tempat, maka berikanlah, bila perlu jagain jamaah yang lain saat shalat untuk jaga-jaga bila ada penjaga Raudhah yang mengusir.
Itu dia 5 tips mudah memasuki Raudhah di Masjid Nabawi. Selamat mencoba.
Hegrah Al Ula, atau Madain Salih merupakan situs arkeologi di tengah padang pasir di wilayah…
Keberadaan pengemis di Arab Saudi semakin memprihatinkan. Menurut laporan, sebanyak 90 persen pengemis yang ada…
Tanah Suci Makkah adalah tempat paling mulia untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT karena di…
Penyelenggaraan ibadah haji 2024 terbilang cukup sukses, bahkan sangat memuaskan menurut catatan Badan Pusat Statistik…
Setidaknya ada 7 julukan bagi Kota Makkah. Kota yang paling suci bagi umat Islam ini…
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dituding mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR dengan…