Hal yang perlu dipahami mengenai turunnya ayat yang memerintahkan kaum muslimin untuk berperang adalah penyebab di belakangnya.

Ayat perang turun karena pada saat itu eksistensi umat islam benar-benar terancam. Mereka mengalami penyiksaan, pengusira, hingga perlakuan ketidakadilan berkepanjangan.

Ternyata Perang Badar Turut Menentukan Masa Depan Dakwah Rasulullah di Tanah Suci

Nah, dalam sejarah Islam, perang besar pertama yang pertama kali dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW adalah Perang Badar.

Perang Badar tergolong istimewa karena terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun ke-2 Hijriyah.

Tidak hanya itu, ternyata peperangan ini menentukan masa depan dakwah Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Suci.

Ternyata Perang Badar Turut Menentukan Masa Depan Dakwah Rasulullah di Tanah Suci

Saat itu, Kaum Quraisy Mekkah sering melakukan gangguan di kawasan perbatasan karena mulai resah dengan kemajuan dakwah umat islam di Madinah.

Mereka meluncurkan serangkaian penyerangan dan penganiayaan yang hampir tidak dapat ditolerir lagi.

Akhirnya Nabi Muhammad SAW memutuskan jalan berperang untuk melindungi diri seluruh kaum muslimin yang ada pada saat itu.

Ternyata Perang Badar Turut Menentukan Masa Depan Dakwah Rasulullah di Tanah Suci

Kekuatan Quraisy Mekkah pada saat itu berjumlah 1300 orang, sedangkan Ahlu Badar hanya sekitar 313 orang.

Melihat keadaan ini, Rasulullah SAW pun berdo’a kepada Allah SWT dan menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Kuasa.

Allah SWT pun mendatangkan bala bantuan tak terlihat oleh manusia dari pasukan malaikat yang berjumlah 3000.

Ternyata Perang Badar Turut Menentukan Masa Depan Dakwah Rasulullah di Tanah Suci

Bahkan ada lagi tambahan sebanyak 5000 malaikat bersayap jika Ahlu Badar benar-benar sabar dan menyerahkan sepenuhnya pada pertolongan Allah SWT.

Akhirnya kaum muslimin pun meraih kemenangan dalam perang ini sehingga cahaya islam tetap menyala dan agama Islam pun mampu bertahan hingga kini.

Hikmah di balik peristiwa ini adalah meskipun umat islam jumlahnya sedikit, tapi jika semangat perjuangan tetap tinggi serta keyakinan, tawakkal dan keimanan tetap terjaga bukan tidak mungkin umat islam akan meraih kemenangan, baik di dunia mapun di akhirat.

Bagikan