Destinasi Dunia

Wisata Kematian di Museum Kereta Pemakaman Spanyol, Berani?

Soal kematian, bisa jadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Tapi, di Spanyol, malah ada museum tentang kendaraan yang mengantarkan ke pemakaman.

Inilah Museum de Carrosses Fúnebres atau Museum Kereta Pemakaman yang terletak di Pemakaman Montjuic, Carrer de la Mare de Déu de Port, Barcelona, Spanyol. Seperti namanya, museum ini berisi kereta zaman dahulu yang digunakan untuk menghadiri pemakaman.

Dikumpulkan tfanews.com dari berbagai sumber, Senin (14/1/2019) bangunan museum sudah ada sejak tahun 1970. Dulunya, museum berada di ruang bawah tanah rumah duka Sancho d’Àvila hingga 2012.

Meski tidak terlalu besar, museum ini punya serangkaian koleksi menarik. Seperti 13 kereta pemakaman, 6 kereta khusus keluarga dan kerabat terdekat dan 3 yang digunakan untuk membawa jenazah. Masing-masing memiliki nilai seni tinggi yang sudah ada sejak abad ke-18.

Selain itu, beberapa patung yang menggambarkan kematian juga ditampilkan di sini. Benda-benda tersebut menggambarkan bagaimana perilaku manusia saat hidup hingga menjelang ajal.

Di dalamnya, traveler bisa belajar mengenai berbagai acara pemakaman dari zaman dahulu di Spanyol. Meski dengan barang-barang tua, kesan yang ditampilkan tetap elegan dan menarik untuk diketahui.

Biasanya, pengunjung tidak hanya sekadar melihat aneka koleksi museum. Tetapi juga dapat mengunjungi perpustakaan Cementiris de Barcelona. Ada 3.600 publikasi dan bibliografi yang menjelaskan berbagai cara dan ritual pemakanan dari masa ke masa.

Begitupun dengan tur yang diberikan, pengunjung akan diajak berkeliling makam. Traveler akan melihat bagaimana sejarah Spanyol, khususnya Barcelona, menggunakan kendaraan pengantar jenazah. Lengkap dengan tata cara merawat mayat hingga diantar sampai liang lahat. Paling seru sih, dikunjungi saat malam hari…. wow!

Jika traveler ingin berkunjung ke sini, museum hanya buka pada saat akhir pekan. Yakni Sabtu dan Minggu mulai pukul 10 pagi-2 siang waktu setempat. Namun, di beberapa acara, traveler bisa berkunjung pada saat malam datang. Berani?

Marshal

Recent Posts

Hegrah Al Ula, Saksi Bisu Kebeneran Kisah Nabi Salih dan Kaum Tsamud

Hegrah Al Ula, atau Madain Salih merupakan situs arkeologi di tengah padang pasir di wilayah…

2 years ago

Langkah Pemerintah Pakistan Kurangi Jumlah Pengemis di Arab Saudi

Keberadaan pengemis di Arab Saudi semakin memprihatinkan. Menurut laporan, sebanyak 90 persen pengemis yang ada…

2 years ago

7 Tempat Doa Mustajab di Makkah, Dengan Niat Ikhlas Insyaallah Terkabul

Tanah Suci Makkah adalah tempat paling mulia untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT karena di…

2 years ago

Begini BPS Melakukan Survei Kepuasan Jamaah Haji 2024, Independen Tidak?

Penyelenggaraan ibadah haji 2024 terbilang cukup sukses, bahkan sangat memuaskan menurut catatan Badan Pusat Statistik…

2 years ago

7 Julukan Kota Makkah dan Asal Usul Penamaannya

Setidaknya ada 7 julukan bagi Kota Makkah. Kota yang paling suci bagi umat Islam ini…

2 years ago

Dituding Mangkir dari Panggilan Pansus Haji, Ini Kegiatan Menag di Perancis

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dituding mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR dengan…

2 years ago