Kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini ternyata menyajikan berbagai wisata yang memesona. Namun di balik keindahan alamnya, ternyata kuliner di Banyuwangi pun tak kalah menggiurkan. Banyuwangi yang identik dengan hidangannya yang pedas ternyata mampu menarik para wisatawan. Berikut empat kuliner khas banyuwangi yang harus kamu cicipi:

Botok Tawon

Botok Tawon
Botok Tawon

Tawon adalah nama untuk lebah yaitu binatang yang bisanya dibudidayakan untuk diambil madunya. Namun, di Banyuwangi bukan cuma madu yang dimanfaatkan, tapi sarag lebahnya juga diambil. Ada cara khusus untuk mengolah sarang lebah menjadi makanan enak di Banyuwangi. Terdengar ekstrem si, tapi malah bikin penasaran. Menu ini memiliki rasa yang lebih gurih. Sayangnya, tak banyak orang yang menjual botok tawon. Penyebabnya adalah kesulitan mendapat bahan baku.

Sego Tempong Mbok Wah

Sego Tempong Mbok Wah
Sego Tempong Mbok Wah

Tempong ini ternyata artinya adalah tampar. Jadi siap-siap ya saat makan kuliner di warung Mbok Wah ini, rasanya benar-benar nampar bin nampol alias enak. Warung Mbok wah sudah terkenal sejak dulu dan ramai dikunjungi konsumen setiap harinya. Mereka ingin mencicipi aroma dan rasa dari ikan-ikan goreng dan olahan lain seperti kepiting dan cumi.

Rujak Soto

Rujak Soto
Rujak Soto

Kuliner nyentrik asal Banyuwangi ini merupakan hidangan perpaduan antara rujak sayur dengan soto babat yang menghasilkan cita rasa unik. Rujak yang digunakan di hidangan ini adalah campuran sayur mayur dengan bumbu kacang serta petis. Untuk pedasnya, bisa disesuaikan dengan pesanan dari konsumen.

Sego Cawuk

Sego Cawuk
Sego Cawuk

Kuliner khas banyuwangi selanjutnya yaitu Sego Cawuk. Menu ini cocok untuk sarapan. Sego Cawuk memiliki varian lauk yang bisa dipilih, ada telur pindang, pepes ikan, pepes cumi, pepes telur ikan, kikil, dendeng manis. Jika suka pedas, bisa minta ditambah sambal.Nama Sego Cawuk diambil dari bahasa Using, bahasa khas Banyuwangi. Sego artinya nasi, sedangkan cawuk adalah makan makanan dengan tangan.

Bagikan