Kuliner khas Afghanistan mencerminkan keragaman etnis dan geografis di negaranya. Meskipun memiliki kesamaan dengan negara tetangga, masakan Afghanistan unik dan memiliki citarasa khas tersendiri yaitu dengan kaya akan rempah-rempahnya. Nah, berikut empat kuliner khas  afghanistan yang harus kamu cicipi:

Mantu (Manto)

Manto
Manto

Manto adalah kuliner jalanan yang umum ditemukan di Afghanistan yang terbuat dari daging cincang atau daging giling dibumbui rempah-rempah khas Afghanistan yang dibalut dengan kulit pangsit dan kemudian dikukus. ya, sekilas memang hidangan ini sedikit etrlihat seperti dim sum. Hidangan bebas gluten ini sangat sehat dan memiliki kandungan minyak yang lebih sedikit yang membuatnya lebih mudah dicerna. Hidangan ini juga biasanya disajikan dengan saus tomat dan yogurt atau Quroot (keju asam dari masakan Afghanistan).

Sheer Khurma

Sheer Khurma
Sheer Khurma

Sheer khurma secara harfiah adalah susu dengan kurma yang merupakan hidangan khas Muslim yang biasa disajikan sebagai sarapan setelah sholat subuh selama Idul Fitri dan disajikan sepanjang hari untuk semua tamu yang berkunjung. Hidangan ini tidak hanya populer di Afghanistan saja, melainkan juga sangat populer di Subbenua India dan Asia Tengah. Sheer Khurma adalah puding bihun yang kaya akan susu, banyak kacang, kurma, dan gula.

Samosa

Samosa
Samosa

Berbentuk segitiga, cemilan yang satu ini sangat nikmat dicicipi karena rempah-rempahnya yang siap membuat perut anda hangat. samosa merupakan camilan berisi kentang dan cabai hijau. Biasanya juga ditambahkan daging cincang ke dalam isian samosa.

Bolani

Bolani
Bolani

Bolani atau dikenal juga dengan nama Perakai atau Poraki adalah roti pipih khas Afghanistan yang berisi sayuran seperti bayam. Tidak harus berisi bayam, isinya dapat diganti dengan sayuran lain misalnya kentang, labu, daun bawang, daun bawang, atau kangkung yang dimasak dengan dipanggang atau digoreng. Masyarakat Afghanistan biasanya menyantap hidangan ini dengan mencelupkan bolani yang baru digoreng ke dalam yogurt.

Bagikan